Oktober 07, 2010

Museum Sasmitaloka

Museum yang sebenarnya rumah ini adalah saksi bisu dari kejadian pembunuhan jendral A. Yani. Kediaman Pahlawan Revolusi ini sengaja disulap menjadi Museum, untuk mengenang Sejarah dan keasliannya. Rumah Jendral besar ini berlokasi di Jl. Lembang, Menteng Jakarta Pusat. 
Museum yang terlihat asri ini, menyimpan banyak cerita di dalamnya, karena dirumah inilah Jendral A. Yani di tembak mati dan menghembuskan nafas terakhirnya. 
Aku yang baru pertama kali berkunjung kesini, cukup terkesima dengan cerita-cerita dari petugas museum, petugas museum disini sepertinya sangat antusias menceritakan kisah jendral yang akrab disapa pak Yani ini. “Rumah ini termasuk rumah yang paling sederhana jaman dulunya mba, karena untuk tingkat jendral itu biasanya rumahnya ya sudah mewah banget…” begitu kata petuganya ke aku, wah padahal aku pikir rumah ini dulunya pasti mewah banget yah, ternyata masih sederhana untuk rumah seorang jendral saat itu. Bahkan si mas petuganya sempat bilang ke aku kalo dulu gaji pak Yani hanya 123 Ribu, dan Ibu pernah minjem duit untuk membeli beberapa perabotan yang sekarang terpajang rapih di museum ini.
Untuk masuk ke museum ini tidak dipungut biaya alias gratis, tapi buat pengunjung yang ingin memberikan uang kepada petugas juga boleh, Karena petugasnya sangat interaktif dalam menjawab semua pertanyaan pengunjung, dan  karena museum ini dahulunya rumah tinggal, masuk kedalamnya juga seperti layaknya orang masuk rumah, yaitu harus melepas sepatu ataupun sandal dan  suasana rumah yang nyaman langsung terasa. 













Harimau asli yang diawetkan



piagam dan ucapan belasungkawa

Bekas 5 peluru saksi bisu penembakan P Yani

2 komentar:

  1. wah aq baru tau museum ini say
    thx for sharing ya
    sptnya nanti pas aq kost, bisa hunting foto jg seputar jakpus :)

    BalasHapus
  2. saya kangen sekali ke museum ini...dulu waktu jamannya saya masih SD pernah kesana, kalau tidak salah tahun 1988/1989

    BalasHapus

buah tangan