
Wawwww Beda banget...begitulah reaksi pertama aku begitu masuk ke museum yang dulunya adalah pemakaman umum bernama kerkhroof laan ini yang di dirikan di akhir pemerintahan VOC pada tahun 1795 . apa bedanya dengan museum yang lain?
jawabannya adalah Semuanya, semuanya berbeda disini, jadi kaya masuk ke pemakaman aja, tapi gak serem dan menakutkan lho, sama sekali gak, karena menurut penjaganya semua mayat yang dulu bersemayam disini sudah di pindahkan. Beberapa dipindahkan ke TPU Tanah Kusir dan Menteng Pulo. Tapi tidak sedikit yang diambil oleh keluarga dan dibawa pulang ke Belanda Sana.
Karena memang bekas kuburan ya, jadi sejauh mata memandang yang terlihat hanya batu - batu nisan bertuliskan tulisan - tulisan yang sama sekali aku gak ngerti, namanya juga bahasa belanda dan gak ada terjemahannya, sebagai salah satu bukti juga kali akan keasliannya.
Pohon - pohon rindang disini sangat ngebantu sehingga pengunjung ga kepanasan dan memayungi banyak batu - batu nisan unik yang berukiran antik sebagai koleksinya, terpampang kereta jenazah kuno tapi masih terlihat elegan.
Aku jadi berfikir ternyata orang - orang dulu itu hebat banget yah, di zaman yang masih jauh dari peradaban tapi sudah menciptakan hasil karya yang luar biasa, dan buat aku museum taman prasasti ini adalah sebuah museum yang menampilkan karya seni membanggakan.
Bagaimana teman, ingin berkunjung bukan? silahkan mampir yah ke Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat.
Pohon - pohon rindang disini sangat ngebantu sehingga pengunjung ga kepanasan dan memayungi banyak batu - batu nisan unik yang berukiran antik sebagai koleksinya, terpampang kereta jenazah kuno tapi masih terlihat elegan.
Aku jadi berfikir ternyata orang - orang dulu itu hebat banget yah, di zaman yang masih jauh dari peradaban tapi sudah menciptakan hasil karya yang luar biasa, dan buat aku museum taman prasasti ini adalah sebuah museum yang menampilkan karya seni membanggakan.

























































